Banyak Kedai Kopi Takut Menerapkan Pembayaran Qris ada apa?

Terkait

RROL. iD, Pematangsiantar – Dinas Pendapatan Kota Pematangsiantar harus investigasi banyaknya kedai kopi ternama dan memiliki konsumen sangat tinggi, namun tidak berani menerapkan sistem pembayaran Qris.

Terlihat beberapa kedai kopi ternama, dengan konsumen luar biasa ramai dan memiliki beberapa cabang, tetapi tidak menerapkan sistem pembayaran Qris, melainkan harus tunai dijaman saat ini.

Ada asumsi upaya tersebut untuk mengelabui pajak, sehingga jika sistem pembayaran tunai akan sulit penetapan pajak sedangkan Qris sistem Bank maka terdeteksi.

Hal tersebut dikatakan Pengamat Ekonomi Elfanda, Selasa (22/10/2026) bahwa asumsi tersebut bisa saja benar, memang jika sistem pembayaran yang terintegrasi dengan Bank akan memudahkan pemerintah untuk penetapan pajak yang harus dibayar kepada negara. Jika sistemnya non tunai sedikit menyulitkan pemerintah untuk melakukan penetapan nilai pajak walau ada format untuk mempermudah yang telah disiapkan pemerintah.

“Jika Qris akan lebih mudah, jika non tunai perlu waktu dan persiapan laporan, “katanya.

Beberapa kedai yang tidak menggunakan Qris terdapat di jalan Cipto, Sutomo, dan beberapa tempat lainnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pematangsiantar dijabat oleh Alwi Andrian Lumban Gaol, S.STP belum memberikan penjelasan resmi terkait hal tersebut. 

Reporter : J Sumbayak

spot_img

Terkini

Related Articles