RROL. iD, Pematang Bandar – Proyek Rehabilitasi Saluran Pada DI. Javacolonisasi (PHTC-5b) oleh Dinas Sumber Daya Air PSDA Bah Bolon senilai Rp 6,9 Miliar sumber APBD Provinsi Sumatera Utara yang dikerjakan CV AA Group asal jadi di Nagori Kandangan, Talun Madear , Purbaganda, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun.
Pengerajaan saluran irigasi sekira 998 Hektar tersebut semuanya melakukan pemasangan batu padas menggunakan semen diatas genangan air, tanpa menggunakan mesin Molen melainkan manual serta tidak ada menggunakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Selain itu, terlihat beberapa pengerjaan pasangan batu padas menggunakan Batu bekas yang ada di saluran lama tersebut.
Konsultan Pengawas CV Hawarins Enjinering Konsultan yang menerima jasa pembayaran dari APBD tersebut sepertinya tidak bermanfaat, sebab tidak ada staf sipilnya terlihat dilapangan memonitoring, serta terkesan hanya menerima upah bersih tanpa bekerja. dan perlu dievaluasi keterlibatan perusahaannya untuk untuk proyek kedepan.
Mengaku Pengawas Ronal Manurung dan Tarigan, Jumat (4/9/2026) dilapangan mengatakan belum mengetahui waktu batas akhir pekerjaan. sepertinya mereka tidak memahami pekerjaannya, sebab pada olang proyek jelas tertera masa pelaksanaan 180 Hari Kalender dengan tanggal kontrak 29 Juni s.d 25 Desember 2026.
Beberapa pekerja ditanya kenapa ada alat molen semen dilapangan tetapi tidak gunakan justru mengerjakan secara manual, salah satu pekerja mengatakan, “itu perintah mandor dari kontraktor bang,” katanya.
Direktur CV AA Group belum memberikan keterangan resmi terkait proyek tersebut.Â
Kepala UPTD PSDA Bah Bolon Bapak Ir. Syahrial Effendi, juga belum memberikan penjelasan terkait rekanan yang melaksanakan proyek tanpa K3, dan mengerjakan asal asalan.Â
Reporter : Hisar Marpaung

