RROL.ID, Pematangsiantar – Puluhan Calon Pendeta (Capen) Gereja HKI Pusat yang sedang pendidikan di Gedung HKI Jalan Mangga Gang Rambutan Kelurahaan Parhorasan Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar. diduga tidak memiliki disiplin lingkungan dan etika bermasyarakat.

Sebab, selama masa pembinaan Capen tersebut, mandi di Sekolah Dasar HKI membuang sampah peralatan mandi sembarangan di sepanjang jalan Gang Rambutan rambutan tepat dibelakang kamar mandi tersebut. Selain itu, setiap mandi mereka bersuara sangat keras keras tidak menunjukkan etika akan seorang Pendeta.
Sejumlah warga sekitar sangat terganggu dengan suara keras mereka saat mandi sore hari maupun magrib. Selain itu, bungkus odol, sikat, sabun dan lainnya perlengkapan mandi seenaknya saja dibuat di jalan tersebut. “Beginilah mental yang akan menjadi Pendeta di masyarakat,” kata salah satu warga minta namanya di rahasiakan. Senin(9/9/2024).

HKI Pusat jalan Melanton Siregar saat ini sedang melakukan pembinaan kepada puluhan Calon Pendeta yang akan ditugaskan nanti di sejumlah Gereja HKi yang ada.
Mereka di binaan di Gedung baru dekat SD HKI Gang Rambutan dan khusus pria mandi di Sekolah tersebut.
Selama mereka pembinaan, setiap mandi suara mereka selalu keras dalam bercanda gurau dengan sesama mereka tidak menghiraukan warga sekitar, selain itu semua sampah mandi sembarangan dibuang pada bagian belakang kamar mandi bertepatan pada bagian Gang Rambutan.

Kepala lingkungan Setempat belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut.
Lurah Parhorasan Nauli Ronal Simanjuntak juga belum menanggapi hal tersebut.
Reporter : Willy


