Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the bbpress domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain td-cloud-library dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Dituduh Mencuri Getah PTPN IV, Oknum TNI BKO Aniaya Edi Saputra - RumahRakyatOnline

Dituduh Mencuri Getah PTPN IV, Oknum TNI BKO Aniaya Edi Saputra

Terkait

RROL.ID, Serdang Bedagai – Dugaan penganiayaan terhadap seorang warga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang melibatkan oknum TNI BKO di PTPN IV Regional I Kebun Sarang Giting terus diproses penyidik Subdenpom 1/1 Tebing Tinggi dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Dusun IV, Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul, tepatnya di depan kedai kelontong milik Arjun. Selasa (24/2/2026).

Korban, Edi Saputra (51), warga Dusun V Kampung Lalang, Desa Tanjung Harap, Kecamatan Serba Jadi, memperagakan langsung kronologi kejadian yang dialaminya. Ia didampingi kuasa hukumnya, Joko Pramono SH dan Alamsyah SH, MH.

Kuasa hukum korban, Alamsyah menyampaikan bahwa olah TKP merupakan bagian dari rangkaian penyelidikan atas laporan dugaan penganiayaan tersebut.

“Setelah tahapan ini, penyidik akan menyampaikan perkembangan selanjutnya kepada kami. Langkah-langkah berikutnya akan kami koordinasikan kembali,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, dari hasil olah TKP dan rekonstruksi yang diperagakan korban, dugaan penganiayaan tersebut dinilai memiliki dasar kuat. Ia menyebut kliennya diduga ditendang saat mengendarai sepeda motor hingga terjatuh, kemudian dipukul dan diinjak. Peristiwa itu, kata dia, turut disaksikan warga setempat, termasuk Kepala Dusun.

Sebelumnya, peristiwa itu terjadi pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di pinggir jalan Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Masihul.

Korban mengaku dianiaya oleh oknum TNI BKO berinisial B berpangkat Koptu yang berdinas di kesatuan Brigif Rimba Raya.

Insiden tersebut diduga dipicu tuduhan pencurian sekitar 20 kilogram karet milik PTPN IV Kebun Sarang Giting. Korban mengaku saat itu mengendarai sepeda motor Honda Revo Fit BK 2004 ABQ, sementara terlapor disebut menggunakan Yamaha MX.

Edi Saputra menuturkan, dirinya berprofesi sebagai tukang ojek dan mengantar getah karet milik seseorang ke agen. Ia mengaku sempat diteriaki maling dan dikejar sebelum akhirnya sepeda motornya ditendang hingga terjatuh.

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya luka pada hidung hingga kesulitan bernapas, empat gigi copot, gangguan pada mata kiri, luka di pelipis, serta benjolan di bagian belakang kepala.

Ia juga menyatakan terlapor sempat memperlihatkan senjata api jenis FN dan mengokangnya di hadapannya.

Hingga berita ini ditayangkan, proses penyelidikan oleh Subdenpom 1/1 Tebingtinggi masih berlangsung. Pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Reporter : Pesta Pangaribuan

spot_img

Terkini

Related Articles

Lewat ke baris perkakas