Oknum Penimbun Solar Sebut Setor 8 Juta Ke Oknum Polsek Bandar Huluan

Terkait

RROL. iD, Perdagangan – Ada oknum dengan nomor telepon dan WA berani mengatakan telah menyetor sejumlah uang terkait dugaan pengepul dan menimbul solar subsidi untuk dijual ke sektor industri di Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun. 

Oknum tersebut menggunakan nomor 0***67858984 dengan Status “Kalilawar” Mengaku pihak diduga pengepul solar dengan menggunakan Mobil L300 berwarna putih terindikasi tangki telah dimodifikasi berasa di belakang Eks Loket KUPJ dan Mobil Isuzu Panther juga terindikasi tangki telah di modifikasi bermarkas di area belakang Bandar Sawah masuk lewat Simpang Sibarani Musik.

Ia mengatakan, Jumat (35/9/2026) lewat telepon sekira pukul 22.00 WIB bahwa kenapa langsung menaikkan, dan tidak mengkonfirmasi terlebih dahulu.

“Kan bisa konfirmasi dahulu, jangan main naikkan langsung. Saya juga sudah kasih ke oknum polsek 8 Juta, dan beberapa pihak di Perdagangan, ” Katanya.

Selain itu, ia juga menyinggung kepribadian oknum jurnalis RROL.iD yang tidak ada hubungan dengan tugas pokok dari jurnalis sesui UU Nomor 40 Tahun 1999.

Sebelumnya, ada juga dengan nomor “0***24842330” status “Siantar Margana” mengatakan kepada jurnalis lewat WA “ditengah matamu ada menimbulkan solar disitu”.

Aktifitas ini diduga ada kerjasama antara pengepul atau penimbun BBM Solar Subsidi, petugas pompa SPBU dan Oknum APH, Lembaga Lingkar Rumah Rakyat Joel Sinaga, Sabtu (26/9/2026) menerangkan senin, akan menyurati UPT Unit Pemasaran Pertamina di Medan dan BPH Migas, agar segera melakukan evaluasi kepada pemilik SPBU, Pekerja Pompa SPBU Perdagangan dan Perlanaan.

Sebab, ada kuota Barcode solar subsidi pada setiap jenis mobil, seperti L300, Isuzu Panther yang ditetapkan Pertamina, akan tetapi kenapa bisa lolos pembelian melebihi kuota barcode?

“Kami menduga pengepul atau penimbunan itu bekerja secara sistematis, dengan melibatkan SPBU, Petugas Pompa pengatur barcode dan Oknum APH. Kalau tidak kok bisa beroperasi bertahun tahun dan tidak ada ditindak? Kami minta Kapolres baru dan Kapolda bertindak. Sebab ini solar subsidi bersumber uang rakyat, ” kata Joel juga konten Markibong.

UPT Pemasaran Pertamina Medan dan BPH Migas belum memberikan keterangan resmi terkait hal itu.

Kapolsek Bandar Huluan AKP Patar Banjarnahor, SH menjawab lewat WA “iya Pak, akan kita cek, ” katanya.

Reporter : Suparno

spot_img

Terkini

Related Articles