RROL.ID, Sidamanik – PT Perkebunan Nusantara IV Sidamanik Unit usaha Bahbutong, melakukan kegiatan konversi tanaman teh menjadi sawit Era Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) di Desa Bahbutong II, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun. Selasa (15/10/2024)
Sebelumnya sejarah PTPN IV Kebun Teh adalah sebuah perusahan Belanda pada tahun 1917, kemudian belanda mendirikan pabrik pada tahun 1927, pada tanggal 10 Agustus 1957 pemerintah Indonesia mengambil alih perusahaan melalui surat keputusan Menteri Pertanian nomor : 229/UM/57 diperkuat Undang-undang Nasionalisasi Nomor 86/1958.
Pada tahun 1996 terjadi perubahan restrukturisasi yang membuat perkebunan teh Bahbutong menjadi masuk dalam ruang lingkup PTP Nusantara IV melalui akta pendirian PTPN IV nomor 37 yang didalamnya peleburan PTP VI, PTP VII, PTP VIII menjadi PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero).
PTPN IV tidak lagi sebagai perusahaan BUMN, tetapi anak perusahaan BUMN atau PTPN III (Persero tersebut telah dilakukan perubahan nama menjadi PT. Perkebbunan Nusantara IV.
Pada tahun 2022 PTPN IV Unit Usaha Bahbutong melakukan Konversi tanaman teh menjadi sawit seluas 275 hektar.akibat penanaman sawit tersebut masyarakat melakukan aksi protes dan penolakan dari sejumlah aliansi masyarakat Sidamanik.
Masyarakat Sidamanik kerap melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD kabupaten Simalungun dan Kantor Bupati akan tetapi Aspirasi warga tersebut diabaikan oleh Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Wakil Bupati Zhoni Waldi.
Hingga tahun 2024 PTPN IV kembali bebas melakukan operasi perluasan pengolahan lahan melakukan penanaman sawit meskipun pihak PTPN IV kebun bahbutong.
Ketua Serikat Buruh Perkebunan Indonesia Cheker bersama Sekretaris Julius Sitanggang menyampaikan dimasa Bupati sebelumnya ini tidak terjadi. konversi ini sudah selalu diajukan oleh Kebun, namun dikarenakan warga dekat dengan Pemkab Simalungun sehingga konversi itu tidak terjadi.
“Iya kalau tidak salah konversi itu selain, prosedural lainnya jika warga, Pemkab dan DPRD tidak merekomendasi maka konversi tidak dilakukan,” terangnya.
Reporter : Julius Sitanggang


