Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the bbpress domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain td-cloud-library dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Doa Ibu yang Tak Pernah Pudar, Pesan Haru H. Anton Saragih - RumahRakyatOnline

Doa Ibu yang Tak Pernah Pudar, Pesan Haru H. Anton Saragih

Terkait

RROL.ID, Panei – Saat kampanye di Nagori Simpang Raya Dasma, Kecamatan Panei, H. Anton Achmad Saragih menyampaikan pesan yang membuat banyak hati bergetar. Ia berbicara tentang sosok seorang ibu, tentang bagaimana doa seorang ibu menjadi kekuatan yang tak tertandingi, bahkan melintasi batas waktu dan ruang.

“Ibu saya, boru Sembiring, sudah tiada. Tapi saya percaya, doa-doa beliau tetap melindungi langkah saya hingga hari ini,” katanya dengan suara bergetar. H. Anton mengingatkan bahwa seorang ibu adalah anugerah terbesar yang dimiliki seseorang.

“Berbahagialah kalian yang masih memiliki ibu. Peluk dia, cium tangannya, dan mintalah doanya. Karena doa seorang ibu itu mujarab, mampu membuka pintu-pintu keberkahan,” ujar H. Anton di hadapan warga yang menyimak dengan penuh haru.

Ia bercerita tentang kenangan terakhir bersama ibunya. “Sebelum beliau pergi, beliau hanya bilang, ‘Nak, jangan pernah lelah berbuat baik. Dunia ini sementara, tapi kebaikan akan jadi bekal yang abadi.’ Pesan itu selalu saya pegang sampai sekarang,” lanjutnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Pesan H. Anton menjadi pengingat bagi banyak orang yang hadir hari itu. Seorang ibu bukan hanya sumber kasih sayang, tetapi juga sumber doa yang tak pernah putus untuk anak-anaknya. Kehadirannya adalah berkah, dan kepergiannya meninggalkan kenangan yang tak tergantikan.

“Jangan pernah sia-siakan waktu bersama ibu. Karena waktu itu tidak bisa diulang. Dan doa ibu adalah harta yang paling berharga yang dimiliki seorang anak,” tutupnya

Reporter : CKKR

spot_img

Terkini

Related Articles

Lewat ke baris perkakas