Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the bbpress domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain td-cloud-library dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
DPD RI Penrad Siagian Hadiri Pentahbisan 21 Pendeta HKI - RumahRakyatOnline

DPD RI Penrad Siagian Hadiri Pentahbisan 21 Pendeta HKI

Terkait

RROL.ID, Tiga Dolok – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Penrad Siagian menghadiri Pentahbisan 21 Pendeta Huria Kristen Indonesia (HKI) di Gereja Resort HKI, Tiga Bolon, Kecamatan Dolok Panribuan.Minggu (3/11/2024)

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh para Praeses HKI dari seluruh Indonesia serta sekitar 300 jemaat gereja.

Pdt. Penrad Siagian dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pendeta baru yang telah resmi ditahbiskan.

Ia menyampaikan merasa bangga kepada para orang tua yang anak-anaknya kini menjadi bagian dari pelayanan gereja HKI.

Penrad tak lupa mengingatkan akan tantangan berat yang dihadapi oleh gereja dan para pelayannya.

Menurutnya, kondisi ekonomi yang sulit saat ini memiliki dampak besar bagi gereja dan jemaat.

“Situasi ekonomi yang memburuk pasti akan berpengaruh pada jemaat dan gereja. Tantangan global yang semakin beragam juga adalah ujian tersendiri bagi para pendeta baru,” ujar Penrad, memberi gambaran tantangan yang menanti di depan.

Penrad menekankan pentingnya semangat Sultan Malu, tokoh ikonik dalam sejarah HKI yang dikenal dengan sikap pantang menyerah dan semangat yang teguh.

“Pendeta HKI harus berbeda dengan yang lain karena kesejarahan HKI yang dimulai oleh Sultan Malu,” ucapnya, Penrad mengajak para pendeta baru untuk meneladani semangat ini dalam melayani jemaat.

Ia juga mengingatkan bahwa dirinya mencapai titik ini karena selalu menjadikan semangat Sultan Malu sebagai panutan.

“Saya adalah bagian dari keluarga besar HKI,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Penrad menekankan bahwa meskipun para pendeta melayani di lingkungan lokal, wawasan mereka harus mendunia.

“Pelayanan boleh lokal, tapi wawasannya harus global, mendunia,” pesannya kepada para pendeta baru, memberi bekal bagi mereka untuk terus memperluas cakrawala dan siap menghadapi berbagai tantangan global.

Semangat pantang menyerah dan wawasan luas, menurut Penrad, adalah nilai yang harus dipegang teguh oleh setiap pendeta HKI.

Acara pentahbisan ini, diharapkannya, menjadi momentum bagi para pendeta baru untuk mengabdi dengan hati yang kuat dan wawasan yang tak terbatas, sejalan dengan nilai-nilai yang diwariskan oleh Sultan Malu.

Selain itu, ia pun mengisahkan jejak sejarah dan spirit Sultan Malu, Lahir dan hadirnya HKI, kata Penrad, tidak dapat dilepaskan dari sejarah ke-Indonesiaan.

HKI diproklamasikan sebagai sebuah komunitas iman yang merdeka lepas dari kolonialisme zending dan penjajahan pada masa itu.

Pada 01 Mei 1927 merupakan hari lahirnya HKI di Pematangsiantar yang dahulu bernama HChB  merupakan sebuah proses yang lahir dari semangat merdeka dari kolonialisme yang berkelindan dengan semangat nasionalisme atas ke-Indonesiaan yang sedang berkecambah sebagai benih kebangsaan di era tersebut.

Sejak itu semangat Nasionalisme ke-Indonesiaan adalah spiritualitas dan ruh kehadiran dalam perjalanannya sebagai sebuah gereja  di Indonesia.

Sejak itu pula, HKI sebagai sebuah komunitas kaum beriman terlibat dalam pergerakan kebangsaan dan kemerdekaan Indonesia.

Reporter : J Sitanggang

spot_img

Terkini

Related Articles

Lewat ke baris perkakas