RumahRakyatOnline.id, Pematang Siantar-Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara (PTPN) III Kebun Bangun melakukan okupasi 106 rumah warga yang telah menerima suguhan hati Kampung Baru Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar. Selasa (22/11/2022).
Terlihat okupasi tersebut dilakukan Satuan Pengaman (Satpam) dengan bantuan ratusan personil dari Polres siantar, Kodim 0207/Simalungun, satuan polisi pamong praja (Pol-PP) dan Polisi Militer (PM) dengan peralatan 4 unit exavator.
Kegiatan tersebut mendapat perlawanan masyarakat yang tergabung dalam Forum Tani Sejatera Indonesia (Futasi) dengan menghentikan 4 exavator serta menyampaikan aspirasi menggunakan toa yang dipimpin Ibu Sitinjak.
Sebelumnya, Masyarakat dan para rohaniawan mencoba dialog dengan pihak menegemen untuk melakukan mediasi, namun satuan pengaman (satpam) dan TNI AD serta POLRI melakukan penghadangan dan sempat terjadi keributan, sehingga diduga seorang oknum dari Kodim 0207/Simalungun melakukan tindakan refresif kepada masyarakat dan seorang Pendeta.
Para rohaniawan lintas denominasi yang tergabung dalam Forum Rohaniawan untuk Edukasi Ekologi dan Demokrasi (FREEDOM) Siantar-Simalungun, menyesalkan tindakan okupasi tahap 2 oleh PTPN 3 dengan pendampingan aparat kepolisian dan tentara, hal ini menunjukkan sikap arogansi yang kurang menghargai proses penyelesaian konflik ini secara dialog yang masih terus sedang berjalan hingga saat ini.
Pihak Management PTPN 3 belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut.
Reporter : Julius Sitanggang


