RROL.ID, Parapat – Sejumlah relawan Rumah Pengabdian Penrad Siagian anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Periode 2024 – 2029 gelar diskusi pembahasan Rencana Strategis (Renstra) program yang menjadi acuan senator tersebut 5 (lima) tahun kedepan dalam masa pengabdiannya, di Hotel Sapadia Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun. Minggu (10/11/2024).
Dalam diskusi renstra tersebut menjadi issu utama mendukung Swasembada beras adalah, perbaikan irigasi, distribusi pupuk subsidi dan penyesuaian masa tanam dengan pengadaan pupuk hingga rantai pasok menjaga harga beras agar tidak terjadi rendahnya harga gabah saat petani mendekati masa panen.
Selain itu, peyelesaian konflik tanah, melegalkan tanah adat, pendidikan, kesehatan, buruh, kriminalitas dan penegakan hukum di Sumatera Utara dari bawah ke atas menjadi turut dalam pembahasan di acara tersebut.
Pembahasan Renstra itu menghadirkan narasumber Eks Staf Ahli Pengaduan, Pengawasan dan Sanksi Kementerian Lingkungan Hidup (LHK) Kusnadi Wirasaputra.
Dia menjelaskan bahwa tanpa restra jangka pendek, menengah dan panjang seorang anggota DPD RI sebagai perwakilan daerah tidak akan mampu menjalankan semua program sampai habis masa periodenya 5 (lima) tahun. sebab, sungguh banyak kalau di kalkulasikan persoalan masyarakat yang ada di Sumatera Utara.
“Agar penyerapan aspirasi dan seluruh program berjalan dengan baik tahap demi tahap, maka harus ada pembahasan Rencana strategi tanpa itu tidak ada yang dapat dilakukan. jika, sudah ada rencana maka semuanya dapat dijalankan dengan baik.” kata mantan Staf ahli Menteri KLHK Siti Nurbaya dimasa pemerintahaan Presiden Joko Widodo.
Peserta dalam renstra tersebut diantaranya, relawan dari masyarakat, mahasiswa, petani, penggiat sosial, lingkungan dan penggiat lainnya.
Reporter : Cheker


