Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the bbpress domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain td-cloud-library dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Pemko Pematangsiantar Gelar Rapat TPID Dan Program Kerja 100 Hari - RumahRakyatOnline

Pemko Pematangsiantar Gelar Rapat TPID Dan Program Kerja 100 Hari

Terkait

RROL.ID, Pematangsiantar – Pemerintah Kota pematangsiantarĀ  menggelar Rapat Teknis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Program 100 Hari “Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras”, dan menyampaiakn 13 Program kerja 100 hari di Ruang Serba Pemko Pematangsiantar.Ā  Senin (24/2/2025)

Herlina menerangkan, berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 10 Tahun 2017 tentang Mekanisme dan Tata Kerja Tim Pengendalian Inflasi Pusat, TPID Provinsi, dan TPID Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten/Kota, bahwa tujuan utama TPID adalah menjaga stabilitas harga barang dan jasa, terutama kebutuhan pokok, agar terjangkau oleh masyarakat.

TPID diharapkan mampu: mengumpulkan data dan informasi perkembangan harga barang dan jasa, menyusun kebijakan koordinasi pengendalian inflasi.

Kemudian melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan pengendalian inflasi; melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah pusat, Bank Indonesia (BI), pelaku usaha, dan distributor.

“Selaras dengan motto Kota Pematangsiantar, “Sapangambei Manoktok Hitei,”

yang berarti gotong royong untuk mencapai tujuan mulia, yaitu terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menjaga inflasi pada rentang sasaran, berupaya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sertamenciptakan kemandirian dengan swasembada pangan,” terang Herlina.

Herlina melanjutkan, angka inflasi di Kota Pematangsiantar tercatat berada diangka 2,86% sepanjang tahun 2024, dengan catatan berada di rentang sasaran inflasi nasional 2,5 ± 1%.

Beberapa upaya, lanjutnya, telah dilakukan yaitu Penguatan Sisi Kelembagaan; Penguatan Sisi Hulu; dan Penguatan Sisi Hilir agar dapat ditingkatkan tahun ini.

Melalui High Level Meeting TPID, Herlina mengajak seluruh anggota TPID untuk bekerja sama secara sinergis dalam mengimplementasikan strategi 4K.

Yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Serta menjalankan road map pengendalian inflasi tahun 2025-2027 yang telah disusun bersama seluruh anggota TPID Kota Pematangsiantar.

Dalam kesempatan tersebut, Herlina memaparkan program yang diharapkan dapat dilaksanakan dalam 100 hari ke depan sebagai wujud awal dari implementasi.

Visi dan misi yang telah ditetapkan, yaitu Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras ( CS Keras). Program tersebut antara lain: Membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pembentukan Universitas Negeri; Penggunaan Stadion Sang Naualuh; Pemanfaatan Terminal Tanjung Pinggir; Penataan odong-odong; Ketahanan pangan (kerjasama antar daerah); Pola asuh anak; dan Call centre pengaduan masyarakat.

Kemudian, Pengelolaan sampah, Festival Bah Bolon (dilaksanakan pada HUT Kota Pematangsiantar di bulan April), Apresiasi terhadap masyarakat yang kreatif, Gerakan ASN berkinerja (pembaharuan pada aplikasi e-Kinerja),Ā  Gerakan cinta dan dukung produk UMKM.

Pematangsiantar (kerjasama UMKM dengan toko ritel modern dan Gerakan ASN Dukung Produk UMKM); serta Tes narkoba bagi pelajar dan ASN.

“Semoga upaya kita bersama dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat dan membangun Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” sebut Herlina.

Reporter : J.Sitanggang

spot_img

Terkini

Related Articles

Lewat ke baris perkakas