Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the bbpress domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain td-cloud-library dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
JAMSU Kecam Teror kepada Pejuang Lingkungan di Sumatera Utara - RumahRakyatOnline

JAMSU Kecam Teror kepada Pejuang Lingkungan di Sumatera Utara

Terkait

RROL.ID, Medan – Jaringan Advokasi Masyarakat Sipil Sumatera Utara (JAMSU) mengecam tindakan teror berupa paket bangkai burung yang ditujukan kepada Delima Silalahi. Seperti yang diketahui, Delima Silalahi adalah aktivis perempuan yang vokal dalam menyuarakan perjuangan masyarakat adat dan petani yang haknya dirampas oleh PT Toba Pulp Lestari. Jumat (30/5/2025) sekira pukul 08.30 WIB.

Diketahui Delima mendapat paket dari orang yang tidak dikenal dan tidak diketahui kapan paket ini diantarkan. Setelah dibuka, ternyata paket tersebut berisi bangkai burung dengan darah yang sudah mengering.

Jamsu menyampakan bahwa pengiriman paket bangkai hewan merupakan simbol intimidasi atas kerja-kerja aktivisme yang dilakukan oleh Delima yang vokal dan tegas menyuarakan Tutup TPL. Teror yang ditujukan kepada aktivis perempuan dan juga pejuang lingkungan ini adalah salah satu bentuk pembungkaman bukan hanya karena profesinya akan tetapi juga karena gendernya.

“Ini merupakan bentuk teror terhadap aktivis perempuan pejuang lingkungan merupakan kekerasan berbasis gender oleh karenanya negara harus hadir memastikan perlindungan kepada pejuang lingkungan. Oleh karenanya tindakan teror ini harus diusut tuntas oleh aparat kepolisian secara tuntas dan transparan.” ujar Juniaty Aritonang, Sekretaris Eksekutif BAKUMSU.

Sebelumnya pada tanggal 26 Mei 2025, beberapa orang yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat-Buruh Bersatu melakukan aksi untuk mendukung operasional PT TPL. Dengan salah satu tuntutannya adalah untuk menangkap Delima Silalahi, Roganda Simanjuntak dan Rocky Pasaribu. JAMSU melihat ini bukan hanya kerjaan orang iseng tapi sangat berkaitan erat dengan kerja-kerja Delima

“‘Tidak boleh ada teror dan ancaman bagi pejuang rakyat, jika itu terjadi masyarakat akan bergerak mendukung pencari keadilan. Buat teman-teman KSPPM yang sedang berjuang membela rakyat, tetaplah semangat dan maju terus pantang mundur untuk menyuarakan tutupTPL” ujar Rusdiana Adi, Direktur BITRA Indonesia.

Isu tutup TPL kembali berkumandang setelah Ephorus HKBP menyuarakan keberpihakannya kepada masyarakat dengan tegas di media sosialnya dan media massa. Hal ini menghidupkan kembali semangat para pejuang lingkungan dan masyarakat sekitaran Danau Toba untuk terus menyuarakan isu ini. Pada 27 Mei 2025, masyarakat, mahasiswa dan pejuang lingkungan yang tergabung dalam Aliansi Gerak Tutup TPL mengadakan aksi seruan TutupTPL di kota Tarutung, Tapanuli Utara.

Sejak puluhan tahun yang lalu, PT TPL terus melakukan kekerasan kepada masyarakat adat. Seperti berita yang masih hangat kita dengar bagaimana Sorbatua Siallagan dan Jonny Ambarita yang sampai hari ini masih dalam proses hukum melawan PT TPL. Oleh sebab itu segala bentuk kekerasan, intimidasi dan teror harus dilawan. tutup Juni.

Reporter : J Sitanggang

Editor : Rudi

spot_img

Terkini

Related Articles

Lewat ke baris perkakas