RROL.iD, Perdagangan – Lingkar Rumah Rakyat (LRR) Indonesia Kecamatan Bandar akan layangkan surat ke DPRD, Bupati, Inspertorat dan Dinas Pendidikan Simalungun terkait dugaan alih fungsi bangunan gedung Yayasan Perguruan Taman Pendidikan (Tapen) Perdagangan yang sebelumnya sumber dana pembangunan gedung tersebut dari APBD Simalungun.
Hal tersebut disampaikan Kordinator Kecamatan LRR Indonesia Bandar Hisar Marpaung, Jumat (18/9/2026) saat ditemui di salah satu cafe Jalan Kampung Jawa Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.
Dia menjelaskan bangunan sekolah Tapen tersebut dulunya dibangun menggunakan sejumlah dana Pemerintah Kabupaten Simalungun sejak masa Djabanten Damanik, Jhon hugo Silalahi, Zulkarnain Damanik dan Dana Alokasi Khusus (DAK). akan tetapi sejumlah bangunan sudah terlihat dikomersilkan bukan untuk pendidikan. “itu yang mau kita telusuri, jika nanti ditemukan unsur pelanggaran dalam dugaan alih fungsi ini, kita akan naikkan ke laporan ke kejaksaan,” katanya.
Sebelumnya, pihak Perwakilan sekolah Yunus yang juga Guru Agama Islam, Selasa (15/9/2026) menyampaikan bahwa pemilik yayasan Rahman tidak berada ditempat dan sangat jarang masuk kesekolah.
Pemilik Yayasan Rahman hingga kini belum memberikan keterangan terkait hal tersebut.
Terlihat sekira 14 unit ruko bagian depan telah dikontrak Market Indomaret, dan UMKM lainnya.
Reporter : Suparno

