RROL.ID, Dolok Ilir – Lembaga Gerakan Sosial Lingkar Rumah Rakyat (LRR) Indonesia Provinsi Sumatera Utara kembali melayangkan surat kedua (II) terkait dugaan sejumlah uang yang mengalir dari Agen atau Pemilik Delivery Order(DO) sawit kepada kerani timbang inisail RJJM di Unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Dolok Ilir.
Surat tersebut disampaikan kepada Menteri BUMN RI, Dirut PTPN IV, SPI PTPN IV dan Manager PKS Dolok Ilir.
Hal ini disampaikan oleh Direktur LRR Indonesia Joel Sinaga, Selasa (31/12/2024) kepada media RROL.ID.
“Benar kita melayangkan surat kedua atau tindak lanjut surat pertama. Sebab, hasil temuan investigasi kita dengan data yang kami punya, bahwa tindakan hanya sebatas lifservis (menenangkan) saja. dengan cara hanya menindak kerani timbang RJJM saja. Padahal dugaan kita ada beberapa oknum didalam PKS yang terlibat penerima sejumlah uang miliaran tersebut. Kita meminta semua yang terlibat harus di proses. Selain itu, agen sawit yang terlibat harus di putus hubungan kerjanya.sebab disinyalir merugikan negara,” terang aktifis markibong tersebut.
Diteruskannya, selain itu ending dari kasus ini lembaga nantinya akan sampaikan data ini ke pihak yang berwajib dengan menghadirkan justice colaboration (jc) atau pemilik rekening yang digunakan RJJM sebagai tempat transaksi agen sawit dan dia (RJJM-red). Tutupnya.
Sebelumnya, diberitakan adanya dugaan sejumlah uang yang mengalir dari Agen atau Pemilik Delivery Order(DO) sawit kepada kerani timbang inisail RJJM di Unit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Dolok Ilir.
Transaksi tersebut diduga untuk mempermaikan timbangan (berat) muatan sawit dan Rendeman (Perbandingan Berat Kering Ekstrak Dengan Jumlah Bahan Baku) agar terlewat dari sortiran.
Informasi yang layak dipercaya menjelaskan sekira seminggu lalu di suatu tempat, inisial nama-nama agen sawit tersebut diantaranya HDPU, DCT dan PTA. mereka sebagian dari agen sawit mitra PKS Dolok Ilir yang memberikan uang kepada kerani timbang lewat berbagai cara.
Masih menurut informasi, jika dihitung dana yang sudah diberikan kepada Kerani Timbang hampir miliaran rupiah. dan informasinya praktik ini terjadi sejak Januari 2023 yang lalu. “Sedang Januari hingga Juni 2023 saja dana tersebut sudah 400 juta, pak. kalau dihitung hingga sekarang wah.. tidak tahu? bisa jadi miliaran,” kata sumber tersebut.
Kerani Timbang RJJM di konfirmasi, Selasa (10/12/2024) tidak memberikan tanggapan.
Manager Unit PKS PTPN IV Dolo Ilir, Ratya A Sinulingga belum memberikan keterangan resmi terkait informasi tersebut.Â
Reporter : TRGGK

