RROL.ID, Simalungun – Massa Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) demo Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Simalungun. sebab, integritasnya diragukan terkait penetapan sejumlah anggota Panitia Pemilihan Kecamatan untuk Pilkada serentak tahun 2024. di Jalan Jon Horailam Saragih, Sondi Raya, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Senin (20/5/2024)
Aksi diikuti sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda(OKP) dengan berjalan kaki dan beberapa kenderaan termasuk odong – odong.
Mereka mendesak agar mengusut dugaan kecurangan yang dilakukan oleh KPU diantaranya proses perekrutan Petugas Pemilih Kecamatan (PPK) beberapa waktu lalu
Ketua DPD KNPI Simalungun Juni Pardomuan Saragih, menerangkan bahwa, ditemukan kendaraan dinas milik tiga orang komisioner KPU yang terparkir di rumah salah satu calon legislatif terpilih dari Golkar Abdul Rajak Siregar.
“ini memalukan sekali, merusak integritas KPU sebagai penyelenggara pemilu yang seharusnya independent, kita usut kasus ini, tiga komisioner KPU Simalungun Johan Septian Pradana, Faisal Hamzah dan Martua HP, akan kita DKPP kan,”Tegasnya.
Koordinator Aksi Sairul Amri P. Saragih dalam orasinya menerangkan kebijakan ketiga orang Komisioner KPU Simalungun sebelum penetapan PPK Kecamatan se-Kabupaten Simalungun jelas Melanggar Kode Etik sebagai Penyelenggara.
“Apa yg mereka lakukan melanggar ke Profesionalitasan sebagai Fasilitator terciptanya Demokrasi,” katanya.
Abdul Razak Siregar Caleg terpilih dari Partai Golkar, jangan merasa Jumawa akan hal itu seolah-olah dewa penentu kebijakan.
“kami akan aksi kembali jika tuntutan kami tidak dikabulkan, pada saat pelantikan anggota DPRD Simalungun kami akan melakukan aksi lagi, dan kami tahu Rajak bagian dari kepentingan Ahmad Doli Kurnia Tanjung,” tutupnya.
Aksi itu tidak mendapat tanggapan, terlihat pengawalan dari Polisi saat beberapa perwakilan masa KNPI masuk kedalam ruang kantor ketua dan anggota KPUD Simalungun untuk memeriksa ruangan dan mereka tidak berada di tempat.
Reporter : Jose Sumbayak


