UMTS Padang Sidempuan Sosialisasi Pencegahan Stunting Di Desa Marsada

Terkait

RROL.ID, Sipirok – Universitas Muhamamadiyah Tapanauli Selatan (UMTS) Padang Sidempuan melakukan sosialisasi pencegahan stunting bagi masyarakat di Kantor Kepala Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanauli Selatan. Jumat (20/12/2024)

Dalam sosialisasi tersebut Universitas Muhamamadiyah Padang Sidempuan membangun kerja sama selama tiga (3) bulan mulai dari Oktober sampai Desember dengan rangkaian program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kelompok KKN UMTS Padang Sidempuan terdiri dari KKN Reguler, KKN MBKM dan KKN mandiri yang tersebar di beberapa wilayah Padang Sidempuan, Madina, Paluta, Palas, Tapanauli Tengah, Tapanauli, Utara dan Sibolga.

Dosen Pembimbing Lapangan Darman Syah Pulungan, S.Sos,MSP menjelaskan kegiatan KKN merupakan bentuk dari pengabdian kepada masyarakat yaitu Tri Darma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, Pengabdian).

Darman Syah Pulungan Melanjutkan, ” dalam kegiatan KKN diharapkan agar mahasiswa mampu mengasah kemampuan dalam mengembangkan ilmu yang telah di dapatkan di perguruan tinggi dan lebih bijak memahami permasalahan-permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.tuturnya

Kegiatan sosialisasi pencegahan stunting tersebut Kepala Desa Marsada Jainul Basri Batubara mengucapkan sangat mengapresiasi kegiatan Kuliah Kerja Nyata yang dilakukan Mahasisw UMTS Padang Sidempuan.

Mahasiswa UMTS Padang Sidempuan mengatakan “kegiatan sosialisasi pencegahan stunting untuk memberikan edukasi bagi masyarakat serta mendukung program pemerintahan dalam mencapai generasi emas dimasa mendatang”.

Sebagai narasumber Bidan Warta Mariana Manik S.Keb memaparkan bahwa stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan giji kronis dan infeksi yang berulang yang ditandai dengan panjang dan tinggi anak berada dibawah standar. Ucapnya

Ia menambahkan ” Untuk dapat mencegah stunting dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain pemenuhan gizi ibu hamil, memberikan asi ekslusif dasar lengkap, akses air bersih dan sanitasi serta memantau pertumbuhan bayi melalui posyandu”.ujarnya

Pencegahan stunting di Desa Marsada sudah berjalan dengan melakukan kegiatan posyandu dan penyediaan fasilitas sanitasi yang di dukung oleh pemerintahan desa setempat bersama puskesmas.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Dosen pembimbing lapangan Darma Syah Pulungan,S.Sos, MSP,  Fauzi siregar M.Pd dan Mora Hasibuan, S.P, Kepala Desa Marsada Jainul Basri Batubara, Masyarakat Marsada dan Mahasiswa UMTS Padang Sidempuan.

Reporter : J.Sitanggang

spot_img

Terkini

Related Articles

Lewat ke baris perkakas