RROL.ID, Perdagangan – Warga pinggiran sungai Bahbolon Huta I dan Huta II Desa (Nagori) Perdagangan II, mengharapkan perhatian Gubernur Sumatera Utara Bobbi Nasution agar menampung pengalokasian dana untuk pemasangan Bronjong pinggiran sungai guna mengantisipasi abrasi dan erosi.
Sejumlah warga menharapkan tindakan cepat dari pemerintah Provinsi Sumatera Utara. sebab, intensitas curah hujan tinggi, maka luapan air Sungai Bah Bolon ini tidak terkendali. Akibatnya, tebing sungai makin terkikis. kata Agus selaku Gamot (Kepala Lingkungan)
Dia menjelaskan, sebelumnya kerap terjadi banjir dan akibat luapan air Sungai Bah Bolon mengakibatkan jembatan penghubung Kota Perdagangan ini ambruk total dan banjir besar kala itu, mengakibatkan tebing selebar 5 meter terkikis sepanjang lebih dari 1 kilometer.
“Sebelumnya terjadinya banjir besar itu, lebar sungai Bah Bolon ini berkisar 15-20 meter. Namun, lebar Sungai Bah Bolon bertambah menjadi 35-40 meter ke arah hilir pasca banjir besar itu, ” katanya.
Kepala Desa (Pangulu) Perdagangan II, Andi Azwan Damanik, S.P., mengatakan semua itu aspirasi warga dan memang kondisi sesuai dengan apa yang disampaikan masyarakat.
“kami berharap Pemprovsu dapat menerima permohonan pembangunan bronjong (tanggul kawat berisi batu) dan berkenan meninjau ke lokasi,” kata Andi.
“Saat ini, warga semakin khawatir dan cemas bila curah hujan meningkat maka luapan air yang dari arah hulu yaitu wilayah pegunungan mengakibatkan bencana bagi warga setempat, ” tutupnya.
Reporter : Tenar Rajagukguk


