RROL.iD, Perdagangan – Sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Perdagangan dapat dipastikan tidak memiliki ijin dalam melakukan aktifitas, diantaranya Tempat Hiburan Malam(THM) Brewzy, JW 78, dan Anda Karaoke.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ronny Rudyanto Butarbutar, AP., M.Si, bahwa sebelum saya juga itu sudah pernah diperingatkan lewat surat, untuk tidak beroperasi sebelum melengkapi izin-izin usaha tersebut. “untuk BAR yang menyajikan diatas 5 % alkohol bang itu wewenang Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, bukan wewenang kami. kami hanya dibawahnya,” katanya. Selasa (23/9/2026)
Camat Bandar Supardi, juga menegaskan bahwa dari 3 THM ia tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk lingkungan, atau lainnya.
Sebelumnya diberitakan, 3 (tiga) Tempat Hiburan Malam (THM) merasa kebal hukum beroperasi tanpa ijin, diduga sajikan minuman keras (miras) diatas 20 % non cukai, wanita dibawah umur dan pil ekstasi.
Aktifitas THM Anda beroperasi sudah beberapa tahun, Brewzy berjalan setengah tahun dan JW78 beberapa bulan. Semua mengandalkan oknum APH, di Anda diduga membawa bawa nama oknum Brimob Pematangsiantar, di Brewzy membawa bawa nama Oknum TNI dan sama halnya dengan JW78.
Salah satu warga, H Marpaung mengatakan sebenarnya warga sudah cukup menyabarkan diri, akan tetapi pihak pengusaha hiburan malam semakin menjadi jadi, merusak kota Perdagangan dengan Narkoba, Miras dan Wanita. katanya Senin (21/9/2026).
Beberapa waktu lalu kejadian penabrakan dini hari di simpang Gunung Bayu dengan menggunakan mobil Xpander putih, menyebabkan ayah dan anak meninggal dunia, diduga pelakunya BM adalah suplier obat ekstasi brewzy, JW78 dan Anda. Terang Marpaung.
Kejadian tersebut diduga sudah terjadi sejak pelaku diikuti pihak APH dari medan saat membawa obat untuk dipasarkan di Perdagangan, tiba dilokasi THM ternyata oknum yang menguntitnya berada ditempat. Sehingga ia kabur menggunakan mobil dari arah perdagangan menuju kota Lima Puluh Kabupaten Batu Bara, dengan kecepatan tinggi hingga menabrak korban dan obat ekstasinya berserakan.
Kejadian tersebut menimbulkan sejuta misteri, pasalnya narkoba berserakan, pelaku hilang akan tetapi tidak ada press rilis kepolisian atas kejadian tersebut, walau video kejadian hingga penampakan obat terlihat.
Menurut kepolisian Bandar Huluan mobil yang digunakan adalah milik SM warga perdagangan, dan hingga kini kenderaan tersebut di Mapolsek Bandar Huluan.
Direktur LRR Indonesia Kabupaten Simalungun Joel Sinaga, bersama beberapa elemen masyarakat akan melakukan aksi menuntut penutupan, penindakan dan penangkapan kepada sejumlah pelaku narkoba di THM tersebut.
“Iya kita akan segera lakukan gerakan. beberapa Ormas dan elemen pemuda serta masyarakat sudah siap untuk bergerak., ” katanya.
Pihak pengusaha Brewzy Felix, JW78 Juwita, Anda belum memberikan keterangan resmi, terkait hal tersebut.
Kapolsek Bandar Huluan AKP Banjar Nahor juga belum memberikan informasi resmi terkait hal tersebut.
Reporter : P Pangaribuan

