FPM Sei Mangkei Minta PT SOI Segera Melunasi Tagihan Vendor Mereka

Terkait

RROL.ID, Sei Mangkei-Forum Peduli Masyarakat Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei atau FPM KEK SMK mendorong PT. Sheel Oil Indonesia (SOI) salah satu investor yang masuk ke Sei Mangkei, melunasi tagihan terhadap CV. Bangun Karya Indah (BKI), salah satu perusahaan Sub Kontraktor bidang Jasa angkutan tanah urug milik Warga Perdagangan I, Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.

Sebelumnya, sesuai perjanjian bersama bahwa PT SOI asal India mempercayakan CV BKI untuk melangsir tanah merah/urug dengan harga unit price sebesar Rp 300.000 per 20 m3/rit. (1Rit).

Dalam perjalanan kontrak pihak BKI melakukan suplai dengan 2 ukuran pertama 20m3/Rit dan 12m3/Rit.

Menurut Direktur BKI Nanda sejak 23 September sampai dengan 21 November 2022, pihaknya sudah melakukan pekerjaan sebanyak 6.714 Rit dengan volume 20m3/Rit. Katanya di Ruangan Rapat Perkebunan Infrastruktur Sei Mangkei Perseroan Terbatas Perusahaan Negara III (PISSMK PTPN III) di Sei Mangkei, Selasa (1/3/2023).

Selain itu, pihak BKI juga mensuplai tanah tambahan 12m3/Rit, sebanyak 2.876 Rit. Sehingga pihak BKI meminta pembayaran sekira 1,5 Miliar.

Pihak PT Sheel Oil Indonesia Dewadas mengatakan mereka hingga saat ini, belum membayar karena ada ketidaksingkronan antara jumlah yang dilaporkan BKI dengan Perusahaan mereka.

Pertemuan 22 Februari 2023 yang difasilitasi PISMK, dihadiri seluruh pihak PT KINRA, Administrator KEK Sei Mangkei, PT Sheel Oil Indonesia, CV BKI, Konsultan LKI Sdn Bhd dan FPM KEK SMK, menghasilkan kesepakatan bahwa pihak PT SOI bersedia membayar setelah penyesuaian data antara kedua belah pihak.

Selanjutnya, 1 Maret 2023 telah menemukan singkronisasi antara CV BKI dan PT SOI, kemudian 2 Maret 2023 telah ditandai tangani bersama antara PT SOI, CV BKI dan FPM KEK Sei Mangkei di kantornya.

Saat ini, pihak CV BKI tinggal menunggu proses pembayaran dilakukan.

Wakil Ketua I Sapruddin Purba dan Sekretaris FPM KEK Sei Mangkei Rudi Samosir, Rabu(1/3/2023) mengatakan di ruang rapat PISMK kiranya PT SOI segera mungkin membayar tagihan tersebut. Sebab, kedatangan perusahaan tersebut sebuah kebanggan bagi Indonesia umumnya, Masyarakat Simalungun dan Kawasan khususnya.

“Hanya saja kalau persoalan ini tidak menemukan titik akhir, maka dikhawatirkan pihak vendor lainnya akan enggan bermitra kepada PT SOI, sehingga berdampak terlambatnya perusahaan tersebut Beroperasi”, kata mereka.

Manager PISMK David Christian L Tobing menyarankan agar PT SOI secepatnya menyelesaikan masalah ini.

“Sebab, jika berlarut larut maka akan berdapat pada lambatnya progres PT SOI selesai pembangunannya”, katanya.

Administrator KEK SMK Gerhard Lubis, SH menyampaikan “kami senang investor asing masuk ke Indonesia khususnya di KEK hanya saja, kami harapkan agar perselisihan ini segera di selesaikan. Termasuk kita sarankan ijin PT SOI segera diurus”, katanya.

Pihak PT SOI Raja menyampaikan segera mungkin setelah singkron akan menyampaikan kepada Owner di India.

“Ini sebabnya kita lakukan penyesuaian data bersama, agar kita dapat segera menyampaikan kepada Owner”, kata Konsultan Warga Negara Malaysia tersebut.

Reporter : Julius Sitanggang

spot_img

Terkini

Related Articles

Lewat ke baris perkakas