RROL. ID, Pematang Siantar-Komando Resor Militer 022/Pantai Timur mengajak Lapas Kelas IIA Pematang Siantar meningkatkan Ketahanan Pangan di Wilayah dengan memanfaatkan Lahan tidur/Lahan Kosong. Sabtu (18/2/2023)
Danrem 022 Kolonel Inf Luqman Arif, S. I. P, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan serta menjaga ketahanan pangan.
Tujuan melibatkan Lapas adalah Untuk memberikan pembekalan Kepada warga Binaan dengan harapan, saat warga binaan nanti kembali ke masyarakat sudah memiliki bekal kemampuan dalam bidang pertanian. Kata Arif.
Kegiatan ini juga nanti akan dilaksanakan di seluruh Kodim Jajaran dan bekerjasama dengan Instansi terkait serta Lapas yang ada di wilayah l. tambahnya
Kalapas Kelas IIA Pematangsiantar M Pithra Jaya Saragih, menyampaikan bahwa selama ini masih ada stigma jika Warga Binaan Pemasyarakatan dilembaga pemasyarakatan hanya sampah masyarakat, karena dinilai tak berguna dan tak bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.ucapnya
Faktanya banyak karya berguna dan dibutuhkan masyarakat terlahir dari tangan kreatif mereka, kita juga memberikan pelatihan keterampilan di dalam Lapas oleh pihak ketiga baik dalam bentuk Tenun, jahit, miniatur, meuble, besi/Las dan pertanian/Perikanan yang di laksanakan di dalam Lapas kelas II A Pematangsiantar.
Itu semua dikerjakan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan yang memang benar-benar memiliki niat dan bakat dalam pembinaan tersebut dan tetap dilakukan assesment secara administrasi dan subtantif dalam menentukan WBP yang akan mendapatkan pelatihan tersebut, terang Kalapas
Bentuk kerjasama tersebut akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara Lapas Kelas IIA Pematangsiantar dengan Korem 022/PT dan Kodim 0207/Simalungun.
Kemudian Korem 022/PT dan Kodim 0207/Simalungun juga menggandeng POLRI dan Pemerintah Daerah Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar serta kelompok-Kelompok Tani Siantar-Simalungun dan pihak lainnya dalam membangun Ketahanan Pangan Nasional yang akan digelar dalam bulan Februari ini.
Reporter : Julius Sitanggang


