Terlihat MBG Nurul Azmi Kerasaan I Buang Limbah Kesungai Suka Rakyat III

Terkait

RROL.iD, Kerasaan – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Yayasan Nurul Asmi Kerasaan I di Jalan Kerasaan – Pematangsiantar diduga tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan membuang limbah cair makanan ke aliran sungai Desa Suka Rakyat III, tepat di bawah jembatan kuning.

Terlihat dua orang pekerja menggunakan mobil jenis Daihatsu Grandmax BK 8401 AD, mengangkat ember hitam tertutup plastik yang didalamnya ada limbah cairan makanan yang cukup bau dan menyengat, di tuangkan kesungai tersebut. Selasa (22/9/2026)

Limbah cair sisa makanan yang mengeluarkan bau cukup menyengat telah dibuang 2 petugas SPPG Yayasan Nurul Azmi

Mereka terlihat bergerak cepat membuang limbah tersebut agar tidak terpantau warga yang mengetahui bahwa limbah SPPG MBG tidak boleh dibuang di sungai.

Salah satu warga yang ada diwarung dekat jembatan kuning Joni (40) mengatakan bahwa mobil MBG tersebut hampir setiap hari membuang sesuatu ke sungai umum tersebut. “sering itu bang, hampir setiap hari. tapi kami tidak tau apa yang dibuang memang setiap mereka membuang sesuatu pasti bau menyengat sampai ke warung ini,” katanya.

Sepertinya berdirinya MBG tersebut tidak melalui asesment yang benar oleh Korwil MBG Kabupaten Simalungun.

Direktur LRR Indonesia Joel Sinaga Rabu (23/9/2026) berencana akan melayangkan surat ke Badan Gizi Nasional terkait MBG tersebut, sebab menurutnya itu kesalahan fatal oleh mitra MBG. selain itu, lembaga tersebut juga akan menyampaikan dugaan ketidak beresan kerja Kordinator Wilayah MBG Kabupaten Simalungun. karena banyak MBG tidak memiliki IPAL padahal itu wajib dimiliki setiap Mitra MBG.

“kita pastikan surat akan sampai ke pusat dan ada beberapa MBG yang tidak memiliki IPAL terutama yang akan kita laporkan agar di suspen,” katanya.

Kordinator Wilayah MBG Simalungun Debora Purba Tambak belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut.

Kepala Biro Hukum dan Humas Badan Gizi Nasional (BGN) Dr Khairul Hidayati belum menjawab konfirmasi hingga berita ini diterbitkan.

Reporter : Hisar Marpaung

spot_img

Terkini

Related Articles