RROL. ID, Pematang Bandar-Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Pematang Bandar diduga paksa siswa SMP Kelas 1 Rp 30 ribu dan Kelas 2 Rp 25 Ribu untuk kebutuhan raport. Selain itu, ia tidak takut dengan Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga, SH terkait hal pungutan liar tersebut. katanya kepada RROL. ID diruangannya Kamis (26/01/2023) sekira pukul 8.30 Wib.
Awalnya Jurnalis media RROL. ID mencoba konfirmasi terkait kebenaran hal tersebut, namun, belum kesemuanya ditanya, Ia tidak senang dan marah.
Melihat hal tersebut, pihak media beranjak pulang, Kasek VS mencegat di pintu keluar serta mendorong tubuh Jurnalis tersebut, dan menghalangi agar tidak keluar dari ruangannya.
Dia berkata dalam bahasa Batak, “dang huhabiari ho”, (aku gak takut sama kau) , apa rupanya kau, dan sama Bupati pun aku nggak takut”, katanya menantang.
Selanjutnya, sembari marah Ia mengangkat tangannya, Diduga hendak memukul Jurnalis tersebut.
Namun, Jurnalis tersebut menggadapi dengan tenang dan beranjak pulang.
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, diharapkan bertindak tegas terhadap bawahannya yang melakukan kinerja yang tidak baik.
Terpisah Direktur LRR Kabupaten Simlaungun Parna J Sitanggang, Jumat (27/1/2023) meminta pihak orang tua siswa segera menanda tangani Keberatan terkait pengutioan tersebut, agar surat segera di kirim ke Kejaksaan Simalungun sebab, itu pungli.
“Jika benar ini sudah melanggar permendikbud, jadi harus dilaporkan, ke Penegak Hukum”, katanya.
Reporter : Jat Purba


