Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the bbpress domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the health-check domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170

Notice: Fungsi _load_textdomain_just_in_time ditulis secara tidak benar. Pemuatan terjemahan untuk domain td-cloud-library dipicu terlalu dini. Ini biasanya merupakan indikator bahwa ada beberapa kode di plugin atau tema yang dieksekusi terlalu dini. Terjemahan harus dimuat pada tindakan init atau setelahnya. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.7.0.) in /home/rumahrak/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Penemuan Mayat Dijalan Veteran Disebut Bunuh Diri, Aneh! Masa Bunuh Diri Kedua Tangan Terikat! - RumahRakyatOnline

Penemuan Mayat Dijalan Veteran Disebut Bunuh Diri, Aneh! Masa Bunuh Diri Kedua Tangan Terikat!

Terkait

RROL.ID, Perdagangan – Terkait ditemukan seorang mayat remaja atas nama Frans Stevenly (14), pelajar SMP, Rabu, 6 Agustus 2025 di Jalan Veteran, Kelurahaan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, dengan kepala terbungkus plastik dan kedua tangannya terikat kebelakang.

Sejumlah warga dan warganet merasa heran kalau itu dikatakan bunuh diri.

Hal tersebut diungkapkan salah satu Reporter Markibong (Mari Kita Bongkar) J Sinaga, Sabtu (9/8/2025) mengungkapkan masyarakat awam tidak sekolah sekalipun sulit meng iyakan bahwa korban adalah bunuh diri.

“Coba lihat jelas beredar video, foto di youtube dan lain-lain, coba masing-masing analisa, bagaimana korban mengikat tangannya, dan memasukkan plastik ke kepalanya? kalau itu bunuh diri!! ada aja pernyataan oknum dan instansi ini!! tidak berkualitas! semua orang dapat menyimpulkan bahwa kedua tangannya ada seseorang mengikat, dan kepalanya ada orang menutupnya,” kata Sinaga.

Sebelumnya, Penemuan mayat tersebut di lakukan, setelah pihak keluarga bersama kepolisian, perangkat desa dan warga mendobrak rumah korban.

Pintu rumah didobrak karena korban tidak menjawab panggilan telepon seluler selama satu hari pada 5 Agustus 2025 dan tidak juga membuka pintu rumah pada 6 Agustus 2025.

Disebut, korban tinggal di rumah tempat kejadian bersama ibu dan seorang kakak. Dan sejak 4 Agustus 2025, ibu dan kakaknya pergi ke Berastagi, Kabupaten Karo mengunjungi keluarga.

Keterangan keluarga, saat ibu dan kakaknya ke Berastagi, kondisi korban dalam keadaan sehat dan 4 Agustus 2025, masih sekolah. Diduga korban meninggal pada 5 Agustus 2025

Kepolisian Resort (Polres) Simalungun melakukan pendalaman kasus kematian seorang remaja di dalam kamar rumahnya di Jalan Veteran Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, Kamis (7/8), mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil autopsi RSU Djasamen Saragih, Kota Pematang Siantar.

Tim kepolisian juga meminta keterangan keluarga korban dan saksi-saksi, termasuk teman korban dan peralatan elektronik korban.

Semua langkah ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban dan motif peristiwa terjadi.

Korban ditemukan dalam keadaan telentang di tempat tidur, kedua kaki ke lantai, kepala korban tertutup plastik kresek warna putih dan terikat seutas tali.

Reporter : Tenar

spot_img

Terkini

Related Articles

Lewat ke baris perkakas