RROL. ID, Medan-Sejumlah pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pematang Siantar-Simalungun periode 2023-2028 menyampaikan surat pengunduran diri kepada Ketua JMSI Sumatera Utara Rianto Ahgly di Medan. Jumat (26/5/2023).
Surat pengunduran diri tersebut langsung disampaikan Ketua Jhonson Turnip dan Sekretaris Tagor Leo Sihotang kepada Pengurus DPD JMSI dikarenakan merasa tidak nyaman di organisasi para pemilik media online tersebut. Sebab, pemekaran pengurus JMSI Simalungun yang tidak pernah dimusyawarahkan pembentukannya dengan pengurus JMSI Pematang Siantar-Simalungun.
Sejumlah pengurus pemilik media turut menandatangani surat tersebut diantaranya Ricky F Hutapea, Mahadi Sitanggang,Tohap Manurung Gunawan Purba, Rudi Samosir, dan Arifin Damanik.
“Kami kembalikan JMSI Pematang Siantar-Simalungun kepada DPD JMSI Sumatera Utara. sebab, kami menilai organisasi ini rentan tidak taat aturan, seperti milik pribadi saja organisasi ini (JMSI),” ujar mantan Ketua JMSI Pematang Siantar-Simalungun Jhonson Turnip.
Dia menerangkan seharusnya, pemekaran JMSI Simalungun dikordinasikan dan dibahas bersama sebelumnya.
“Tanpa pernah berkordinasi dengan JMSI Pematang Siantar-Simalungun, tiba-tiba sudah terbentuk saja JMSI Simalungun dan ternyata Ketua JMSI Sumatera Utara Rianto Aghly merestuinya, makanya kami memilih mundur sebagai pengurus. Sebab, jika cara melanggar aturan sudah dilakukan kedepan organisasi tidak akan pernah baik,” ujar Jhonson.
Alasan pembetukan JMSI Simalungun untuk pengembangan kurang tepat. Tambahnya.
Mantan sekretaris JMSI Pematang Siantar-Simalungun,Tagor Leo Sitohang meneruskan, pengunduran diri sejumlah pengurus merupakan bentuk kekecewaan kepada Ketua JMSI Sumatera Utara Rianto Aghly yang terkesan tidak dewasa dalam berorganisasi dan menganggap JMSI milik pribadinya.
“JMSI bukan milik pribadi,kita tidak keberatan JMSI Pematang Siantar-Simalungun dimekarkan, tapi ikutilah mekanisme jangan suka-suka kan harusnya ada rapat dengan pengurus induk dan dasar pemekaran harus jelas,” sebut Tagor.
Ketua JMSI Sumatera Utara , Rianto Aghly menyebut alasan pembentukan JMSI Simalungun untuk pengembangan.
“Niat kita pengembangan JMSI, bukan yang lain. Mudah-mudahan JMSI cepat berkembang,” ujar Rianto.
Reporter : Khilman


