RROL. iD, Pematangsiantar – Tumpukkan tanah bebatuan bongkaran pekerjaan drainase di sepanjang Jalan Sudirman mengganggu pejalan kaki dan lalu lintas kenderaan.
Pekerjaan tersebut dilakukan sejak bulan Mei 2026 lalu, terlihat sudah selesai di kerjakan. Aktifitasnya memasang saluran parit dan plat beton jembatan tiap rumah masyarakat.
Tidak diketahui apa sebabnya kontraktor tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan melakukan pembersihan lahan kerja. Padahal diketahui setiap Rencana Anggaran Belanja (RAB) ada item pembersihan lahan.
Sepertinya pemborong yang mengerjakan tersebut tidak menggunakan anggaran tersebut. Sebab tumpukan tanah dan berbatasan tersebut diduga sudah 2 minggu dibiarkan begitu saja.
Salah satu Supir pengguna jalan tersebut Jhoni(45) Kamis (11/6/2026) menyampaikan sangat terganggu melintasi jalan itu, apalagi ia supir salah satu mobil Pickup Canvas (langsir barang) yang setiap hari melintasi jalan tersebut.
“Soalnya bang, kalau kita melintas saat selisih pasti tidak dapat untuk dua mobil, sebab tanah memakan baju jalan dan sisi samping jalan itu, ” Katanya.
Pihak kontraktor belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan resmi, sebab saat kru media ke lapangan tidak ada pihak pemborong yang ditemui. kemudian tidak diketahui apa dan siapa pemborong pekerjaan tersebut walau sebelumnya ada plank proyek terpampang.
Kadis PUTR Pematangsiantar Sofian Purba, S. Sos belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut. (Red)

