Sigap Keluhan Warga, Wabup Zonny Waldi Langsung Sidak Proyek Drainase Perdagangan

Terkait

RROL. ID, Perdagangan – Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi sidak langsung ke Proyek Penataan Drainase Kota Perdagangan Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun dan melihat langsung kondisi yang terjadi, setelah proyek tender tersebut banyak di komplin warga dan juga para nitizen.

Wakil Bupati Tinjau lokasi proyek Drainase yang di komplin warga

Proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Simalungun dengan Nomor Kotrak : 600.2.10.2/36.2/6.5/PPk-AMAL/2023 tanggal kontrak 8 November 2023, senilai 1.956.130.000 miliar sumber anggaran APBD Tahun 2023 dengan kontraktor CV. Pebri Unggulan tersebut sebelumnya, diprotes warga karena elevasi kemiringan lantai saluran bukan miring ke arah sungai Bah Bolon melainkan ke arah Kota Perdagangan.

Sehingga dikawatirkan akan menimbulkan genangan dan banjir baru disepanjang Jalan Kartini tepatnya menuju arah Jalan Kuala Tanjung.

Selain itu, proyek tender senilai 2 Milliar tersebut, hanya memiliki 1 rambu mengatakan “maaf jalan sedang diperbaiki”, dan para pekerja hanya 1 hingga 2 orang menggunakan Safety First padahal dalam RAB Kontrak anggaran K3 sudah sangat besar di tampung.

Sebelumnya, Kadis PUTR Simalungun Hotbinson Damanik mengaku proyek tersebut sudah di ukur pakai Tedolite tapi anehnya setelah di kerjakan ukuran tedolite tidak digunakan. buktinya hasilnya miring ke Kota Perdagangan bukan ke Sungai Bah Bolon.

Wakil Bupati Simalungun layak di beri apresiasi sebab, setelah mendengar keluhan tersebut malam hari, esok paginya dia langsung terjun ke lokasi.

Malam harinya beliau menjawab Jurnalis dan mengatakan “Terima kasih infonya bang nati saya koordinasikan dan cek lapangan”, katanya.

“Horas Bang saya dengan tim sudah di Lapangan, Tadi yang tidak sesuai sudah di bongkar, terima kasih kritiknya bang, kritik positif kita akan respon dengan baik, terima kasih ya bang,” kata Zonny Rabu (22/11/2023).

Bahkan setelah Wakil Bupati turun kontraktor baru sibuk memberikan APD ke para pekerja, sehingga terlihat saat ditinjau para pekerja menggunakan K3.

Sebelumnya warga mengeluh karena tanah kerukan tidak langsung dibuang.

“Kalau hujan semua berlumpur pak areal ini, sebab, lokasi ini kan areal persekolahan. Sehingga semua sekolah kotor kalau anak sekolah memasuki ruangannya. Sebab tanah kerukan mereka tidak langsung dibuang hanya ditumpuk begitu saja,” kata Udin warga sekitar.

Tokoh LSM Joel Sinaga Selasa (21/11/2023) meminta pihak Pemkab Simalungun khususnya Dinas PUTR melalui Pengawas proyek tersebut segera membongkar pekerjaan dan perbaiki elevasi buangan saluran tersebut, kalau tidak masyarakat akan beramai ramai menyetop pekerjaan tersebut.

Selain itu, Tokoh Masyarakat Simalungun sekaligus Anggota DPRD Simalungun Hendra Sinaga juga meminta pekerjaan yang diusulkan warga dan langsung disurvey Bupati Simalungun Drs Radiapoh H Sinaga masa itu, jangan sampai dicederai. dengan mengerjakan proyek asal jadi dan justru bukan menciptakan solusi banjir Kota Perdagangan, melainkan menciptakan genangan dan banjir Baru di Kota Perdagangan. Katanya.

Reporter : Tenar Rajagukguk

spot_img

Terkini

Related Articles