RumahRakyatOnline.id, Simalungun – Kodim 0207/Simalungun salurkan Bantuan Tunai sebesar 600 ribu rupiah kepada pedagang kaki lima dan nelayan, pembagian BLT tersebut dilakukan di Koramil 17/Sidamanik. Senin (11/4/22) sekira pukul 09.00 Wib.
Pembagian BLT tersebut dihadiri langsung oleh Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Roly Souhoka S.I.P, dalam pembagian BLT tersebut mengerahkan Dua Koramil yakni Koramil 17/Sidamanik dan Koramil 15/Dolok Pardamean dan sekira 30 personil Dari Kodim 0207/Simalungun serta pihak medis tim Vaksinator kab.simalungun
“Bahwa pemerintah saat ini mempercayai TNI untuk menyalurkan Bantuan secara tunai, yang dikhususkan kepada pedagang kaki lima, warung kecil dan Nelayan, khusus di kabupaten Simalungun 10 Ribu masyarakat penerima manfaat, yang terdiri dari 32 kecamatan 27 kelurahan dan 386 Nagori atau Desa”, Dandim 0207/Simalungun Roly Souhoka S.I.P
Sistem pendataan terkait penerima manfaat tersebut dengan cara Assesmen kemudian setelah itu datanya diinput pada Aplikasi, selanjutnya Aplikasi ini akan membaca apakah masyarakat tersebut sudah pernah mendapat bantuan maanfaat atau belum. sistem akan memverifikasi secara otomatis, dan dari sistem tersebutlah maka akan ditindak lanjuti dan akan diberikan bantuan tersebut.
Bantuan tersbebut khusus di Simalungun dilaksanakan sampai tanggal 28 April 2022 mendatang sudah rampung.
“Manfaat itu diberikan kepada semua target sasaran masyarakat penerima bantuan tunai tersebut. kita juga berharap agar masyarakat yang telah menerima bantuan tersebut agar mempergunakan sebaik baiknya program pemerintah tersebut untuk membantu permodalan dalam usaha mereka dan pemulihan ekonomi”, Tambahnya
Salah satu pedagang kopi di Pamatang Sidamanik Novianti Boru mengatakan terimakasih kepada TNI dan pemerintah yang menyalurkan bantuan tunai sebanyak Rp 600 ribu.
“Bantuan tunai ini sangat berarti dan sangat membatu buat kami warga kecil ini yang membuka usaha kecil kecilan, bisa membantu kami dalam permodalan, apalagi masa covid ini, kami mengucapkan terimakasih kepada TNI dan pemerintah”, katanya.
Reporter : Julius Sitanggang


