RROL.ID, Pematang Kerasaan – Musyawarah pembentuan pengurus Koperasi Merah Putih Nagori (Desa) Pematang Kerasaan tidak melibatkan perwakilan Pemuda yang diselenggarakan, 23 Mei 2025 yang lalu.
Salah satu tokoh pemuda Syahyan menyampaikan bahwa musywarah tersebut sudah melanggar aturan yang ada, sebab tidak ada melibatkan tokoh pemuda dalam pembentukannya.
“Memang tidak ada diundang tokoh pemudanya, kayak pecundang kadang – kadang kita (Pemuda) dibuat ditanah simalungun ini,” katanya kesal.
Bukan hanya itu, di Nagori Pematang Kerasaan ini selalu demikian, sebelumnya rapat pembentukan panitia penjaringan KAUR pun tidak melibatkan unsur pemuda.
“Waktu itu panitia penjaringan KAUR pun kayak gitu dibuat mereka tidak melibatkan tokoh pemuda,” tambahnya.
Beberapa tokoh pemuda tersebut menyatakan sikap agar Kepala Desa (Pangulu) Warsito berhati – hati dalam segala bentuk penerapan kebijakan sebab Bagaimanapun juga para pemuda tetap memiliki hak dalam suatu pemerintahan.
Pangulu Pematang Kerasaan Warsito mengatakan dirinya telah menginstruksikan kepada para gamot agar mengundang seluruh tokoh Masyarakat termasuk tokoh pemuda
“Sebenarnya disitu (Diundangan ) udah lengkap semua tapi gamot ini yang seharusnya yang tau dilapangan siapa yang penting diundang,” terangnya.
Dia memberikan solusi dengan mengajak pemuda untuk bergabung menjadi anggota Koperasi Merah Putih agar bersama-sama mengembangkan koperasi tersebut.
“Sekarang gini ajalah. Kalau memang mau para pemuda kita ajak ajalah jadi anggota di koperasi ini,” tutupnya.
Reporter : Tenar
Editor : Rudi

