Pelaksanaan Konstruksi Kota Siantar Disinyalir akan Mengalami Masalah Administrasi dan Teknis

Terkait

RumahRakyatOnline.id, Pematang Siantar-Pelaksanaan seluruh pekerjaan konstruksi di Kota Pematang Siantar tahun 2022 disinyalir akan mengalami masalah administrasi dan teknis. sebab, pelaksanaan pekerjaan yang bersumber dari dana APBD Induk dan PAPBD tersebut dipaksakan untuk dikerjakan secara bersamaan sejak November hingga Desember 2022.

Hal ini terlihat, masih tertatih-tatihnya pelaksanaan proyek khusus anggaran APBD induk, jika ditelaah belum mencapai 50 persen yang berjalan, sementara, pekerjaan yang bersumber dari dana PAPBD segera berjalan November 2022.

Dari sisi administrasi akan terjadi manipulasi masa pekerjaan dan penagihan sehingga nantinya, kontraktor yang menjadi korban. dari sisi pelaksanaan kontraktor akan kesulitan mengerjakan terkait pengadaan bahan material, alat berat dan lainnya dikarenakan para panglong kewalahaan menyupai bahan sebab, seluruh pekerjaan berjalan, baik Siantar maupun Siantar.

Direktur Lingkar Rumah Rakyat Indonesia, Thomas Jafferson Tarigan, SH, MH melalui celularnya, Selasa (25/10/2022) mengatakan akan menyampaikan masalah ini kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara agar ada atensi terhadap Kejaksaan Negeri Siantar mengusut dan menindak tim Panitia Pengadaan proyek pemko siantar, kenapa hal ini bisa terjadi.

“jika di hitung November-Desember 2022 hanya 60 hari, kemudian semua pekerjaan baik sumber dana APBD Induk dan PAPBD 2022 akan dikerjakan diwaktu tersebut? rentan akan terjadi banyaknya pekerjaan tidak selesai. kita menduga ini kesalahaan Pemko Siantar ataupun pihak panitia. sehingga kita mendesak ini segera menjadi perhatian kejaksaan agar tidak kontraktor yang dikambing hitamkan nantinya”, tegas Thomas.

Reporter : Ardiansyah.

spot_img

Terkini

Related Articles