Masyarakat Adat dan Mahasiswa Korban Intimidasi TPL Demonstrasi di Gedung DPRD dan Bupati Tapanuli Utara

Terkait

RROL.ID, Tarutung – Ratusan masyarakat adat Desa Nagasaribu – Onan Harbangan bersama Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Adat Lawan Kriminalisasi dan Intimidasi melakukan aksi Demonstrasi di Gedung DPRD Tapanauli Utara Dan Kantor Bupati Tapanauli Utara. Jumat (31/1/2025)

Masyarakat Desa Nagasaribu-Onan Harbangan aksi protes di Gedung DPRD Tapanauli Utara dan Kantor Bupati Tapanauli Utara karena sebelumnya Pihak PT. TPL melakukan penanaman ekaliptus di lahan masyarakat adat pada tanggal 20 Januari 2025 bahwa lahan tersebut merupakan tanah leluhur mereka.

Penolakan warga terkait penanaman ekaliptus menyebabkan  kekerasan yang di lakukan oleh security PT TPL terhadap masyarakat adat.

Pada tanggal 21 Januari 2025 masyarakat tersebut kembali ke lokasi penanaman Ekaliptus bahwa ditemukan pihak PT. TPL memasang pagar dan menggali tanah mengunakan alat berat untuk memutus akses jalan masyarakat digunakan sebagai akses bertani dan mengambil kemenyan di hutan.

Adapun unjuk rasa dari Aliansi Masyarakat Adat Lawan Diskriminasi dan Intimidasi di Gedung DPRD  Tapanauli Utara dan Bupati Tapanauli utara menuntut swrta mendesak Bupati dan Kapolres Tapanauli Utara mengabil tindakan tegas atas pemblokiran jalan umum dan jalan utama masyrakat adat Nagasaribu, Purba Sinomba dan parlombuan untuk bertani kemenyan.

Kemudian mendesak Kapolres Tapanauli Utara untuk segera mengusut pelaku perusakan tanaman yang berada di lahan masyarakat adat desa nagasaribu – onan harbangan.dan memerintahkan pihak PT.TPL menghentikan aktivitas penanaman eukaliptus diatas Tanah Adat desa nagasaribu – onan harbangan.

Meminta Kapolres Tapanauli Utara segera menindak pelaku kriminalisasi terhadap masyarakat adat Nagasaribu-Onaharbangan dan menindaklanjuti laporan korban kriminalisasi Security PT. TPL dan Segera kembalikan tanah adat Nagasaribu-Onanharbangan secara menyeluruh.

Reporter : Erikson Purba

spot_img

Terkini

Related Articles

Lewat ke baris perkakas