RROL.ID., Tanah Jawa – Masyarakat dan Maujana Nagori Baliju Geruduk Kantor Camat Tanah Jawa Terkait BLT Dana Desa di desa Baliju tidak transparan, tidak disalurkan kepada masyarakat di Desa Baliju, kecamatan Tanah Jawa, kabupaten Simalungun. Senin (11/9/2023)
Perwakilan masyarakat bermarga Gultom tersebut mengaku mandatangi kantor Camat Tanah Jawa untuk mempertanyakan alasan kenapa dana desa tahap ke 2 yaitu pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kepada masyarakat balijo belum di salurkan.ungkapnya
“Dana tersebut kan sudah dipegang oleh Sekeretaris desa yang menjabat pejabat harian sementara, mau dikemanakan uang itu,”.ucapnya
Mirisnya saat ditanya langsung oleh masyarakat ke Sekeretaris desa beliau malah mengatakan bahwa uang dana desa tersebut bukan Sekeretaris yang memegang malah disebut sudah sama pangulu yang saat ini sedang cuti.ujarnya
Anehnya lagi sebelumnya dana desa tahap pertama dibagikan tidak sesuai dengan Juknis dan Juklap karena dibagi oleh pangulu sedang cuti yaitu Riduan Sinaga bukan pangulu aktif.
Kami masyarakat Baliju menduga pembagian BLT yang dilakukan Riduan disinyalir untuk dana berpolitik sehingga dana desa tersebut dianggap merupakan kampanye.
Dianggap mengkalim dana desa menjadi Dana pribadi mencari suara masyarakat dengan cara membagikan kerumah warga satu persatu, untuk terpilih menjadi pangulu nantinya.terangnya
Sekretaris desa Balijo Mesmawati mengatakan Uang aku Pegang, Saat ini ditanganku namun kita belum bisa bagikan kemasyarakat sebab saat ini dinagori kami sedang mengalami pemilihan kepala desa nagori.ujarnya
Ketua maujana Baliju Marlon Sitanggang mengatakan sesuai dengan janji pangulu kepada ketua maujana bahwa pembagian BLT Dana Desa T.A 2023 tahap IV, V, dan VI tanggal 5 September 2023, akan tetapi tidak terealisasi.katanya
Kami patut mempertanyakan ada apa sebenarnya kenapa pembagian menjadi tanggal 18 September 3023, sementara surat pengumuman untuk pembagian BLT sudah di edarkan tertanggal 4 sebtember 2023.
Akan tetapi hasil undangan tersebut saat digelar dikantor pangulu lebih mengarahkan penyelesaian perdamaian kasus pencurian sehingga pangulu lebih mendominasi untuk mengalihkan agar pembagian tersebut dibatalkan.ujar marlon
Kami anggap bahwa ini cara pangulu menghindar agar pembagian BLT tersebut tertunda, sementara isi pengumuman prihal pembagian BLT mengundang masyarakat, Forkopica, Maujana, Tokoh Masyarakat, kegiatan tersebut batal.jelasanya
seharusnya ini sudah tahap pembagian tahap VII , VIII dan IX T.A 2023, kami juga sebagai maujana meminta kepada masyarakat seluruhnya terkhusus yang menerima BLT ikut berperan dalam membantu terkait transparansi BLT.
kenapa saat ini pembagikan tersebut diundur-undur sementara dana tersebut sudah diambil dari rekening desa.
“Sebagai Maujana kami patutlah mempertanyakan hal ini, kami sebagai dewan masyarakat tidak pernah dilibatatkan atas apa menjadi program pangulu sebelumnya.terangnya
Kasi PMN Kecamatan Tanah Jawa Juliati menjelaskan kemarin kita sudah panggil Pangulunya namun beliau menjelaskan pembagian akan disalurkan tanggal 18 September 2023.jelasnya
Mengenai surat edaran pengumuman pembagian BLT tersebut kami sebagai pemerintahan kecamatan Tanah Jawa mengakui hal itu sudah salah, surat sudah diterbitkan otomatis uang sudah di tangan mereka untuk dibagikan namun tidak disalurkan.tuturnya
Reporter : J.Sitanggang


